CONSCIENCE part 2 (BL THE SERIES NOVEL)

sebulan kemudian
****
joy'e masih tidak mau keluar dari kamar nya.
maid wanita yang mengurus joy'e menghubungi tuan besar nya,'martae'
maid itu memberitahukan kalau joy'e tidak ingin makan dan menangis terus.
martae pun kembali pulang ke mansion nya.
kerana pengaduan maid nya.yang sangat membuat nya tidak nyaman memikir kan joy'e terus.
martae membuka knop pintu kamar joy'e.
martae melihat joy'e berbaring di atas sofa,tubuh joy'e semakin kurus.
entah sejak kapan martae menjadi sangat lembut kepada orang lain.
padahal martae adalah orang yang sangat kejam dan ganas dan bisa membunuh siapa saja yang menghalangi lan9gkah nya ,tidak kira siapa dia,martae akan menghabisi nyawa mereka yang tidak bersahabat kepada diri nya.
martae menyelak rambut joy'e yang menutupi kening nya ke samping.
joy'e membuka mata nya melihat pria dewasa dan sangat garang di hadapan nya.
joy'e langsung duduk kerana ketakutan nya.
sudah sebulan joy'e tidak melihat pria kejam ini di sisi nya.
"siapa nama mu?" tanya martae,sambil menyapu lembut pipi joy'e yang masih ada sisa air mata di pipi anak kecil itu.
"joy'e panida"ucap joy'e sepatah.
"berapa umur mu?"tanya martae lagi.
"12 tahun"
"kelas berapa?"tanya martae lagi.
"sekolah lanjutan tingkat pertama kelas satu."
martae menyelak lagi rambut anak kecil itu kesamping "tidak perlu takut pada ku...ayo makan lah..."kata martae dan mengambil nasi di atas meja lalu menyuapi joy'e .
dengan mudah joy'e membuka mulut nya dan melahap makanan yang berada di bibir nya.
joy'e amat Takut melihat wajah garang martae walaupun martae berbuat lembut kepada diri nya,wajah dewasa martae sangat garang seperti harimau yang kapan saja bisa menerkam mangsa nya.
martae de feaw adalah pria berumur 28 tahun,martae adalah pria yang mempunyai paras wajah yang sangat tampan,alis mata nya yang tebal membuat wajah nya bertambah garang,tubuh tinggi dan body yang sangat indah.rambut nya juga di sisir sentiasa sangat rapi.
joy'e menghabis kan makanan yang di suap oleh martae.
martae melihat wajah anak kecil ini sungguh tampan seperti papa nya,bukan...mungkin seperti mama nya fikir martae.joy'e yang berkulit putih gebu dan mempunyai paras wajah cute.mata joy'e sangat jernih kerana usia nya yang sangat dini.
martae menarik dagu joy'e agar melihat kewajah nya."apa kau ingin makan ice cream?"tanya martae
joy'e dengan cepat mengeleng kan kepala nya.joy'e tidak menginginkan apa apa saat ini,joy'e hanya ketakutan melihat pria berwajah garang dan kejam ini.
martae tersenyum,martae dapat melihat di wajah joy'e penuh dengan ketakutan dan penuh dengan tekanan.
"beristirahat lah...aku akan keluar ingin menyelesaikan urusan ku"ucap martae tegas.
joy'e tidak menjawab,joy'e merasa tenang kalau pria kejam ini akan keluar meninggal akan diri nya.
martae bangkit dari sofa dan berjalan keluar kamar joy'e.
tentu saja joy'e amat membenci martae kerana ikut membantu membunuh papa nya,fikir joy'e.
di dalam kamar joy'e hanya melihat tv dan tidak ada aktivitas lain nya.
hingga ke sore hari joy'e hanya duduk dan berbaring di kamar nya.
maid wanita masuk kedalam kamar joy'e.
"joy'e apa kau ingin makan lagi?"
"tidak...aku masih kenyang"jawab joy'e
maid itu mendekati joy'e yang sedang duduk di sisi ranjang.
"apa tuan besar tadi memukul mu?"tanya maid itu.
"tidak...,kenapa bi"tanya joy'e balik.
"ahh...tidak apa apa...kata kan pada ku apa yang kau ingin kan,aku bisa memberikan nya pada mu"ucap maid itu lalu bangkit dari kerusi dan meninggal kan joy'e di sana.
joy'e pun terpinga melihat maid itu, seperti nya sangat takut kepada martae.
-------
pukul 8 malam
seperti biasa Joy'e akan tidur lebih awal.
joy'e naik ke atas ranjang dan masuk kedalam selimut untuk tidur.
joy'e pun tertidur sangat lena,
tidur di atas ranjang bersize king seorang diri, membuat joy'e sangat nyaman dan tenang.
pukul 2 tengah malam,martae pulang ke mansion nya.martae pulang dengan sedikit mabuk.
martae terus naik ke lantai atas dan menuju kamar nya.
martae membuka seluruh baju nya dan hanya memakai celana dalam saja, lalu berbaring di atas ranjang.martae memikirkan anak kecil itu untuk hari kedepan nanti.martae berencana ingin menyambung kembali sekolah joy'e .
jime pernah berkata pada diri nya.bahwa putra nya sangat meminati belajar melukis.
dan joy'e mempunyai cita cita menjadi pelukis terkenal setelah dewasa nanti.
martae bangkit dari pembaringan nya dan duduk di sisi ranjang.
martae mengambil handuk dari almari dan melilit kan di pinggang nya.
martae keluar dari kamar nya menuruni tangga ke lantai bawah.
dia terus berjalan menuju kamar joy'e.
martae membuka kamar joy'e dengan perlahan.
martae menyeringai melihat anak kecil itu tertidur di atas ranjang sangat lena,hingga joy'e tidak menyadari selimut nya sudah berantakan entah kemana.
joy'e hanya memakai singlet dan celana pendek.tubuh kecil nya sangat indah,putih gebu,membuat martae menelan saliva nya.
joy'e tertidur dengan posisi miring dan melingkar, seperti nya joy'e sedang kedinginan kerana tubuh nya tidak lagi di tutupi selimut.
martae terus melangkah mendekati joy'e.entah kenapa tiba tiba martae sangat tergoda melihat tubuh anak anak di umur 12 tahun seperti joy'e.martae tidak dapat menahan hasrat nya melihat tubuh mungil joy'e yang masih sangat kecil.
martae naik ke atas ranjang berbaring di sebelah joy'e.
martae mengelus tubuh kecil joy'e dan memeluk joy'e dari belakang.tangan martae masuk ke dalam singlet joy'e dan mengelus dada joy'e. martae pun mulai menegang.
martae meraba lagi paha joy'e yang sangat halus kulit nya dan mencium leher joy'e dari belakang.ciuman penuh hasrat dan nafsu nya.
joy'e terjaga dan membuka mata nya kerana merasa tubuh nya ada yang menggerayangi.
joy'e terkejut merasakan tangan besar seperti raksasa meraba dada nya,joy'e ketakutan dan tidak berani menggerak kan tubuh nya.joy'e hanya diam saja merasakan sentuhan tangan itu.joy'e tahu itu adalah tangan martae .joy'e amat takut untuk menepis tangan besar itu.joy'e membiar kan tangan besar itu menjalar di tubuh nya.jantung joy'e pun berdebar laju.
joy'e menangis mengeluarkan air mata nya tanpa suara.joy'e amat takut di perlakukan seperti ini.joy'e tidak tahu perbuatan apa yang sudah di lakukan kepada diri nya,yang pasti nya tubuh nya bergetar hebat,pertama kali nya pria yang menyentuh tubuh kecil nya di usia 12 tahun adalah martae.
martae menyadari kalau joy'e terjaga kerana diri nya telah menganggu nya.
martae juga dapat merasakan getaran tubuh anak kecil ini apa lagi jantung joy'e berdebar laju di telapak tangan martae.
"tidak perlu takut jo...aku tidak akan melukai mu"ucap martae de feaw dan terus mencumbu bahu kecil joy'e.
joy'e masih menangis tanpa suara dan amat takut untuk mengerakkan tubuh nya.
martae mengurungkan hasrat nafsu nya tidak ingin melukai anak kecil yang masih di bawah umur.
"tidur lah..."ucap martae lagi dan menghentikan aksi nya,tapi martae tetap memeluk joy'e dari belakang dan sangat erat,hingga martae tertidur sambil memeluk tubuh kecil joy'e.
joy'e merasa lega kalau martae tidak melukai tubuh kecil nya.tapi joy'e tidak dapat tidur berada dalam tubuh kekar martae yang sangat erat memeluk tubuh kecil nya.
pukul 7 pagi joy'e terjaga.joy'e duduk di atas ranjang melihat ke samping nya tubuh martae yang sedang tertidur telungkup.
martae hanya memakai celana dalam saja.selimut pun entah kemana.
joy'e memerhatikan punggung martae.
joy'e mengucek mata nya melihat tato bergambar naga yang ada di punggung nya.tato itu seperti lukisan 3D bertinta kan emas.tato naga itu seperti hidup memenuhi punggung nya, sungguh indah.
joy'e pernah membaca buku komik mengisahkan seorang yakuza yang berasal dari negara jepang.seorang anggota yakuza harus lah memiliki tato di seluruh tubuh nya. untuk memberikan kesan ketahanan tubuh mereka, dan membuktikan kesetiaan mereka terhadap sekelompok yakuza.
Yakuza adalah sebuah kelompok kriminal yang terorganisir di Jepang. Mereka bekerja seperti mafia-mafia di negara barat, atau seperti preman di Indonesia. Namun, Yakuza adalah sebuah organisasi profesional yang memiliki kantor dan populer di seluruh lapisan masyarakat. Kehidupan yakuza sangat rahasia dan misterius.
joy'e merinding mengingat bahwa sekelompok yakuza sangat menakutkan.
martae menggerak tubuh nya mengubah posisi nya.
joy'e takut kalau martae menyadari diri nya sedang memperhatikan punggung nya.
joy'e erpura pura membaringkan tubuh nya lagi dengan perlahan,dan membelakangi martae,agar martae menganggap joy'e masih tertidur.
martae mengubah posisi nya lagi.martae mendekati joy'e dan memeluk tubuh kecil joy'e dari belakang.memeluk dengan erat dan mendekatkan wajah nya di pundak kecil joy'e.
"jo...kau sudah bangun?"suara martae sedikit serak,suara khas bangun tidur, seperti suara malas.
joy'e meremat jemari kerana martae tahu kalau diri nya memang sudah bangun.
"sudah..."jawab joy'e ,joy'e tidak merani menepis tangan besar yang melingkar di perut nya yang terasa berat.joy'e juga tidak berani mengubah posisi nya.
martae mencium dan mengecup kepala joy'e dari belakang setelah itu,martae mengeliatkan tubuh nya.
"kau ingin menemani ku marathon?"kata martae dan duduk di sisi joy'e yang masih berbaring.
"eerr..."joy'e pun duduk di samping martae.
"ayo bersiap siap lah.."ucap martae lagi.
martae bangkit dari ranjang dan berjalan menuju kamar mandi.
setelah beberapa jam di kamar mandi,martae kembali ke kamar.
martae melihat anak kecil itu sudah berpakaian rapi memakai baju olah raga.
mereka pun keluar dari kamar joy'e .mereka menuju halaman mansion.
joy'e tidak pernah keluar rumah selama sebulan,baru kali ini joy'e keluar rumah bersama martae.
joy'e melihat ada beberapa orang di halaman memakai t'sirt berwarna hitam lengan panjang,dengan alat bluetooth yang terhubung di telinga nya.
seperti sedang berjaga di halaman mansion ini.
joy'e terus mengikuti langkah panjang martae.
mereka pun mulai berlari lari kecil.
joy'e terus mengikuti langkah martae.
joy'e baru menyadari kalau di belakang nya ada dua orang pria ikut berlari bersama diri nya dari jarak beberapa meter.
mereka berlari lari kecil cukup jauh dari mansion.sekitar jarak 2 km yang sudah mereka lalui.
joy'e seperti keletian.joy'e berhenti dan membungkuk kan tubuh nya dengan menumpangkan kedua tangan nya di lutut nya sambil mengatur nafas nya.
martae berhenti melihat kebelakang.joy'e nampak sedang keletihan.
martae berjalan mendekati joy'e lalu martae duduk mencangkung di hadapan joy'e.
"naik ke punggung ku,aku akan menggendong mu?"ucap martae lembut.
tanpa menolak joy'e langsung naik ke punggung martae.
bagi martae,tubuh kecil joy'e sangat lah ringan.martae mengendong joy'e sambil berjalan santai.
tangan joy'e melingkar di leher martae,dan joy'e membaringkan wajah nya di bahu martae.joy'e pun merasa sangat nyaman berada di punggung martae.
martae pun memutus kan untuk kembali pulang.joy'e kecil tetap berada di gendong martae.
setelah sampai di mansion, martae melihat mobil teman nya terparking di bagasi mobil.martae terus masuk kedalam rumah nya sambil menggendong joy'e.
"dew...siapa yang kau gendong itu?"tanya teman nya bernama podam.
"ini anak kecil yang aku ceritakan kepada mu dua minggu lalu"jawab martae lalu menurunkan joy'e di sisi nya.
martae duduk di sofa sambil menepuk tempat kosong di sisi nya."kemarilah duduk disini" ucap martae kepada joy'e.
joy'e terus mendekat duduk di sofa sebelah martae joy'e hanya memandang jemari nya yang di main kan nya.
martae duduk sambil menyimpulkan kaki nya,
"anak ini sangat manis...bisakah kau berikan pada ku,aku akan mengangkat nya sebagai adik angkat ku..."ucap podam serius.
"kau fikir aku gila ingin memberikan nya pada mu!dia adalah milik ku!"kata martae sambil tersenyum manis melihat joy'e di samping nya.
joy'e yang tidak tahu apa apa tentang perbualan mereka hanya diam saja tidak berani melihat wajah wajah garang mereka.
podam pun terkekeh melihat martae menunjuk wajah manis nya melihat anak kecil di samping nya.
podan pun membicarakan tujuan nya datang kerumah martae.
"aku menginginkan senjata model terbaru laras panjang untuk menembak jarak jauh,"
ucap podam.
"usstt...jangan membicarakan di depan anak kecil ini"kata martae meletak kan jari telunjuk nya di bibir nya sendiri.
"dia masih kecil belum tau apa apa"ucap martae lagi.
podam pun tahu apa maksud ucapan martae,podan tidak melanjut kan ucapan nya.
dan sekarang mereka berbual tentang hal lain yang membuat mereka tertawa.
"kau tidak masuk kantor hari ini?!"
tanya podam.
"aku penat...semalam aku terlalu mabuk,apa lagi melayani wakil ketua mafia dari negara jiran,"ucap martae.
"hari ini aku hanya ingin bersama anak kecil ini saja..."ucap martae lagi.
"gila...apa kau sudah menusuk nya?!!"ucap podan penasaran.
"tidak....aku menunggu nya hingga dewasa."balas martae.
"aku tidak yakin kau bisa dapat menahan nafsu bejat mu,dew!"kata podan sambil menyeringai menarik sudut bibir nya.
podam sangat memahami martae dari dulu,
martae de feaw adalah manusia yang tidak punya councience .pria dominan yang sangat kejam,angkuh, sombong,dan tidak punya perikemanusiaan.
martae terkekeh kalau podan tidak yakin.
"tapi dew!...sejak kapan kau menyukai pria,apalagi anak kecil seperti dia...pelacur mu juga banyak,,,"kata podam lagi.
"aku bermain main saja,apa lagi dia masih kecil..aku tidak akan menyakiti nya"ucap martae.
joy'e mendengar kan orang orang dewasa yang berbicara.walau pun joy'e memahami sedikit,tapi joy'e tidak dapat berkata apa.
"kalau begitu...malam nanti kita bertemu di club...kita berbicara di sana saja"ucap podam dan bangkit dari sofa.
"ok dam..."balas martae.martae pun bangkit dari sofa.
ketika podam ingin melangkah pergi.
podam menghentikan langkah nya mendengar suara martae.
"ee..dam...apa kau punya pelacur agile ?... aku ingin memakainya malam ini!" kata martae.
podam tertawa mendengar suara martae.
"kau mau berapa dew?...tiga cukup?..."jawab podam dan masih tersenyum.
"bangsat!!tidak perlu tiga!!...mau jadi apa burung ku nanti!!..."kata martae.
"satu cukup!"ucap martae lagi.
"ok...malam ini aku akan membawa nya ke club mu"kata podam.podam pun menerus kan langkah nya setelah berkata,keluar menuju pintu utama.
"jo..bersih kan diri mu,setelah itu, aku akan membawa ke suatu tempat."ucap martae.
tanpa me jawab,tanpa menoleh joy'e pun bangkit dari sofa dan menuju kamar nya.
joy'e membersih kan tubuh nya. setelah selesai.joy'e berdandan dengan rapi.
joy'e kembali ke ruang tamu.di ruang tamu joy'e tidak melihat ada martae di sana.
joy'e pun duduk di sofa ruang tamu menunggu martae.
beberapa menit kemudian.martae muncul di ruang tamu menemui joy'e.
joy'e terpegun melihat ketampanan pria dewasa di hadapan nya,martae berdandan sangat smart dan sangat keren.wajah garang nya tidak terlalu menyolok kerana dandanan nya yang sangat rapi dan elok.anak kecil seusia joy'e sudah pandai menilai seseorang.
"apa yang kau renungkan jo..."kata martae.yang membuyar kan lamunan anak kecil itu.
joy'e pun mengikuti langkah martae menuju bagasi.
di bagasi mobil dua orang pengawal perpakaian kemeja berwarna hitam lengkap dengan pistol yang tergantung di pinggangnya.
pengawal itu membuka kan pintu penumpang untuk martae dan joy'e.
kedua pengawal ini juga heran melihat tuan besar nya atau di sebut ketua mafia ini.sangat memperdulikan anak kecil ini,
padahal martae bisa saja menembak anak kecil ini waktu kejadian di rumah itu.
tapi kali ini martae malah memelihara anak kecil ini dan sangat menyayangi nya.fikir para pengawal itu.
dua orang pengawal itu duduk bersebelahan di depan,pengawal itu menjalan kan mobil nya keluar dari mansion.
"tuan...kemana arah tujuan kita?"tanya supir itu.
"mall "ucap martae sepatah.
supir itu tahu mall mana yang di maksud kan tuan besar nya.mall berkelas yang hanya menjual barang branded saja,yaitu berada di pusat kota bangkok.
supir itu memparkingkan mobil nya elok di ground floor mall.
martae dan joy'e keluar dari dalam mobil mewah itu.
martae berjalan terus menuju lift.sedangkan joy'e mengikuti di belakang nya,dan dua pengawalan berjalan dengan jarak beberapa meter dari mereka.
martae menghentikan langkah nya.
"jo...jalan mu lambat sekali"ucap martae lembut.
joy'e pun melihat ke arah martae yang berhenti disana.sebenar nya bukan joy'e berjalan lambat,tapi langkah martae terlalu panjang,sehingga joy'e tidak bisa mengimbangi dengan langkah pendek nya.
martae menggenggam jemari kecil joy'e dan menuntun nya terus menuju lift.
ketika lift terbuka martae terus masuk kedalam lift sambil menuntun tangan joy'e terus.
joy'e mendongak ke atas memperhatikan wajah tampan dan garang martae yang sedang menggenggam jemari nya.entah kenapa perasaan takut joy'e sedikit berkurang dari sebelumnya,ketika martae menggenggam jemari nya.
martae mengacak rambut joy'e yang melihat ke arah nya.joy'e juga tidak pernah menatap martae begitu dalam.martae berkata.
"apa aku terlihat tampan?"
joy'e tersenyum ikhlas ke arah martae,joy'e juga tidak tahu kenapa dia harus tersenyum.apa kerana ucapan martae?entah lah anak kecil ini juga tidak tahu.
sedangkan martae baru pertama kali nya melihat senyuman joy'e benar benar sangat polos, sangat indah dan sangat imut.
senyuman pertama yang di lempar kan joy'e kepada martae.
martae amat menyukai senyuman itu.martae menyentuh bibir joy'e yang baru tersebut kepada nya dengan tangan nya satu lagi.
"kau mengemas kan "ucap martae lagi.
joy'e pun menunduk kan wajah nya tidak lagi memandang martae.
pintu lift terbuka di lantai dua,martae terus memimpin tangan joy'e keluar dari dalam lift.
beberapa orang di sana yang melihat pria dewasa sedang memimpin tangan anak kecil berusia 12 tahun, mereka hanya berfikir kalau itu adalah adik nya.
martae terus membawa joy'e ke restaurant ice cream.
martae mencari tempat duduk yang nyaman,
setelah mendapat kan tempat duduk yang nyaman, waiters pun datang menghampiri mereka.
waitres memberikan buku menu kepada mereka.joy'e melihat buku menu itu.
ada 43 jenis ice cream yang berbeda flavours.
joy'e menunjuk gambar ice cream yang belum pernah di makan nya.begitu juga martae mengikuti selera joy'e menunjukkan seperti gambar yang di tunjuk joy'e.
waiters pun kembali kitchen,beberapa menit kemudian waiter itu membawa dua mangkuk ice cream ke meja mereka.
waiters itu mempersilahkan mereka untuk menikmati ice cream itu.
joy'e mulai mencicipi ice itu.sekali suap saja membuat joy'e tersenyum,rasa nya sangat enak.joy'e menyuap lagi ke mulut nya.sudah sebulan joy'e tidak makan ice cream.membuat nya merasa bahagia.
martae pun tersenyum lagi melihat anak kecil di samping nya menikmati ice cream dengan hati gembira.senyuman yang membuat anak ini semakin tampan dan sangat manis.
"ahh... sangat mudah rupanya membuat dia tersenyum" batin martae.
martae pun terus menikmati ice cream milik nya sambil memperhatikan joy'e yang sedang menikmati ice cream.
setelah selesai menikmati ice cream,martae membawa joy'e ke toko baju,martae membelikan baju untuk joy'e.
joy'e menurut saja apa yang di berikan martae.
martae menempel kan baju yang menurut nya bagus ke tubuh kecil joy'e.martae memilih baju dan celana, ini dan itu untuk joy'e.
"tuan...apakah tuan akan membelikan buku juga?"tanya joy'e memberanikan diri.
"jangan memanggil tuan"ucap martae.
joy'e pun membungkam mulut nya tidak ingin bertanya lagi,kerana takut membuat martae marah.padahal joy'e hanya mengikut orang orang yang banyak memanggil nya tuan.
"phi'dew,,,panggil aku phi'dew...ulangi sekali lagi ucapan mu!"kata martae tegas.
joy'e pun langsung mengulangi ucapan nya.
sambil mata melihat wajah martae.
"phi'dew,,,apakah phi'dew akan membelikan ku buku juga??"
"uumm..."martae menyeringai." begitu kan kau nampak lebih manis"kata martae lagi.
setelah membeli baju martae membawa joy'e ke toko buku,banyak buku yang di beli nya,buku pelajaran dan buku bacaan lain sebagai nya.
setelah joy'e merasa puas membeli barang keperluan nya.martae membawa joy'e kembali pulang.
barang barang mereka di bawa oleh pengawal martae.
mereka berjalan memasuki parking ground floor,dan menuju mobil mereka.
tanpa sengaja joy'e melanggar seorang pria dewasa hingga barang yang di bawa oleh pria itu berupa kantong plastik yang berisi kan kotak makanan terlepas dari tangan nya.
"apa kau tidak punya mata hah!!"ucap pria itu sambil menolak kasar tubuh joy'e hingga joy'e jatuh terduduk di lantai.
"maaf saya tidak sengaja"ucap joy'e pelan,joy'e ketakutan seperti ingin menangis.
"berani nya dengan anak kecil!!" ucap martae sambil membantu joy'e berdiri.
"kau juga sama seperti anak mu! tidak mempunyai mata!!"ucap pria itu,dan ingin menendang martae yang sedang membantu joy'e berdiri.
belum sempat kaki pria itu menyentuh tubuh martae kedua pengawal martae langsung menyerang pria itu,memukul dan menendang pria itu hingga terpontang panting kesana kemari kerana mendapat Serangan dari pengawal terlatih martae.
"cukup!..."ucap martae santai.
kedua pengawal itu pun menghentikan serangannya.martae melihat ke arah pria itu.
"minta maaf kepada nya!!"ucap martae kepada pria itu.
pria itu yang sudah babak belur dan tidak bisa berjalan,mendekati joy'e sambil merangkak menyeret tubuh nya.
joy'e malah ketakutan lalu menggenggam jemari martae melihat wajah pria itu penuh darah.
"maaf kan aku...aku sebenarnya yang bersalah"ucap pria itu terbata bata.
joy'e malah mendongak melihat wajah garang martae,dan tidak melepas kan genggaman nya.
martae melihat joy'e seperti sangat gugup melihat seorang pria dewasa meminta maaf kepada diri nya,apa lagi dengan wajah babak belur.
"apa kau tidak ingin memaaf kan nya?"ucap martae kepada joy'e, tangan martae sebelah lagi bergerak mengambil pistol di pinggang nya dan mengarah pistol itu ke wajah pria itu.
"iya phi' aku memaaf kan nya"ucap joy'e cepat,sebelum martae menembak wajah pria itu.
martae tersenyum dan menyimpan kembali pistol di pinggang nya.martae melirik joy'e telah menggenggam jemari nya.
"ayo kita pulang"ucap martae dan mengeratkan kan lagi genggaman jemari kecil joy'e.
joy'e pun mengikuti langkah martae menuju mobil.
vote disini yee.😍😍😍🥰🥰
Comments
Post a Comment