CONSCIENCE part1 (BL THE SERIES NOVEL )

CONSCIENCE
fantasi story .
cerita ini mengisahkan tentang percintaan seorang ketua mafia.seperti tajuk berikut yang sudah tertulis di atas,
apakah masih ada seorang ketua mafia yang mempunyai hati nurani.banyak orang mengatakan kalau seorang ketua mafia,atau gengster,atau ada yang menyebut preman.
mereka tidak punya conscience atau hanya sedikit di dalam hati meraka nurani yang sepatutnya tertanam di hati manusia.
dan di cerita kali ini,saya akan merilis cerita tentang mafia apakah masih ada di hati mereka conscience yang sepatutnya tertanam di hati mereka?.

yuk kita lihat ceritanya.

BL THE SERIES NOVEL.

JUDUL : CONSCIENCE part 1


kring kring kring

"hallo...."

" hi jime...bagai mana dengan perbincangan kita semalam,aku harap kau bisa membantu ku"

"bukan aku tidak bisa membantu mu lohan...perkara ini sangat berbahaya bagi ku...akan aku pertimbangankan dulu...setelah itu baru aku beritahu kepada mu"jelas jime, dengan nada tegasnya.

"aku menunggu jawaban mu hingga minggu depan...aku sangat berharap kau bisa membantu ku"ucap lohan lagi.

"ok...akan aku fikirkan "

jime pun menutup panggilannya.
jime melihat jam di pergelangan tangan.

3:15 menit.

jime menepuk jidatnya kerana telah melupakan putranya yang masih berada di sekolah.

jime berjalan menuju bagasi dengan laju.
jime membawa salah satu mobilnya menuju sekolah lanjutan tingkat pertama.

ketika sampai di sekolah putranya.
jime melihat sekolah itu sudah sepi,hanya ada beberapa orang saja.

"oh my gosh...kemana dia" fikir jime tidak tenang.

"pa...hiks hiks hiks"panggil putranya dari jarak beberapa meter sambil menangis mengucek matanya.

jime menoleh ke belakang, mendengar suara putranya sambil menangis.

"joy'e panida... kenapa kau menangis hah!"
jime heran melihat putranya menangis.

"hiks hiks hiks"

jime mendekati putranya di sana yang sedang menangis dan langsung merangkulnya.

"pa...kenapa papa telat menjemput ku..."
kata joy'e.dan menyapu wajahnya yang penuh air mata di dada papanya.

jime tersenyum kecil melihat putranya yang sudah besar tapi tingkahnya seperti anak kecil."cengeng sekali..bagai mana kalau papa tidak ada lagi di dunia ini,apa kau masih cengeng seperti ini?!"

"pa...jangan mengejek ku"kata joy'e sambil memukul dada papanya.

jime melebarkan senyumannya.putra kesayangannya putra manjanya,buah hatinya satu satunya yang jime punya.

jime membawa putranya ke mobil yang di parkingnya di depan pintu gerbang sekolah.

"papa minta maaf...lain kali kalau papa telat menjemput mu,papa akan memesan ojek online untuk menjemputmu"kata jime sambil membukakan pintu untuk putranya.

setelah putranya masuk kedalam mobil,jime pun masuk ke pintu pemandu mobil.
jime menjalanmobil nya dengan santai.
joy'e diam saja dan memasang wajah cemberutnya.bahkan tidak menjawab permohonan maaf papanya.

jime menoleh ke arah putranya tersenyum sambil mengacak rambut putranya.

joy'e panida baru menginjak usia 12 tahun dan masih duduk di bangku sekolah tingkat pertama kelas 1.
mama joy'e panida telah pun lama meninggal setelah melahirkan joy'e.
jime selalu menganggap putranya masih seperti anak kecil berusia lima tahun.

"bagai mana kalau kita makan ice cream di mall"jime coba merayu putranya,agar tidak marah pada dirinya.

joy'e pun menoleh ke arah papanya lalu tersenyum "mau pa..."

jurus andalan papanya kalau joy'e sedang merajuk,mengajak makan ice cream di mall dan berjalan jalan.
jime membelokkan mobilnya ke arah mall yang terdekat.

joy'e tidak segan mengandeng lengan papanya dan berjalan jalan di mall.
mereka menikmati ice cream kesukaan joy'e di salah satu restauran ice cream .setelah itu mereka berjalan jalan di dalam mall,ketika melihat toko buku,joy'e langsung menarik lengan papanya membawanya masuk kedalam toko buku.
joy'e memilih buku pelajaran dan memilih beberapa buku novel kesukaannya.

joy'e membawa buku ke casir sambil menggandeng terus tangan papanya.
agar papanya membayari buku yang ada di tangannya.

jime hanya geleng-geleng kepala melihat putranya sangat meminati buku buku pelajaran dan buku bacaan seperti komik atau semacamnya.

jime pun membayar semua buku buku milik putranya dengan card credit miliknya.

setelah penat menemani putranya berjalan jalan,jime membawa putranya kembali pulang.

mobil jime memasuki parkir bagasi mobil.
joy'e langsung keluar dari dalam mobil dan menuju pintu utama rumahnya.

joy'e masuk kedalam rumahnya terus ke kamarnya.joy'e menyusun buku buku yang baru dibelinya.setelah itu joy'e keluar lagi dari kamarnya.

joy'e menuju meja makan."pa...ayo makan..."jerit joy'e dari meja makan.

jime mendengar putra nya memanggil dirinya,jime langsung keluar dari kamar dan menuju meja makan.

jime melihat putranya sudah duduk di meja makan dan sudah menyediakan makanan di piring papanya.

jime menarik kerusi di hadapan putranya dan memakan makanan yang di sediakan putranya.makanan itu yang di pesan online sebelum menjemput joy'e di sekolah.

begitu juga joy'e memakan makanan di piringnya.

"pa...besok jangan telat lagi menjemput ku yaa..."ucap joy'e sambil mengunyah makanan di mulutnya.

"uumm...papa tidak sengaja"ucap jime.jime dan menyuapkan makanan ke mulutnya.
mereka menikmati makan dengan santai.
setelah selesai makan.joy'e membersihkan meja makan itu hingga bersih.

*************

seminggu kemudian.

pukul 8 malam.

lohan datang ke rumah jime untuk mendapatkan bantuan dari sahabatnya jime,sahabat dan sekali gus cinta hatinya.
jime pun menyambut kedatangan lohan dengan baik.mereka duduk di sofa ruang tamu.
lohan mulai bersuara.
"bagai mana jime...aku berharap kau bisa menolong ku"

"aku akan coba menolong mu,kerana kau adalah sahabat baik ku"ucap jime akhirnya mengalah dengan sahabat baiknya,atau pria yang masih di cintainya.
lohan adalah kepala gengster di kota phaya thai.
lohan seorang penjual senjata api yang sangat di kenali di kota phaya thai.
dan penjualan  senjata api itu juga  sangat berjaya di phaya thai.

lohan ingin meminta bantuan kepada jime untuk membeli senjata api dari seorang bandar besar atau ketua mafia di kota bangkok.

kerana nama lohan sudah di blacklist untuk membeli senjata api oleh ketua bandar besar itu.
kerana lohan masih mempunyai hutang yang belum di bayarnya.
oleh kerana itu,lohan terpaksa menggunakan nama jime untuk pembelian senjata api itu.

lohan pun merasa amat gembira kerana jime mau membantunya.
lohan memberi nomor telepon bandar senjata itu kepada jime,agar jime menghubungi langsung ketua bandar senjata itu.

jime pun menghubungi ketua bandar senjata itu.lalu menyebutkan nama senjata yang ingin di belinya.

senjata yang ingin di belinya adalah.

senjata shotgun.
S1897
S686
S12k

senjata AR (assault rifle)

M416
M16A4
AKM
AUG A3
MK47
G36c

senjata DMR marksman rifle

SKS
MK14
VSS

senjata DMR

KAR98K
MZ4
WIN94
AWM.

senjata pistol

P92
p1911.

setelah menyebutkan nama nama senjata yang ingin di beli jime,jime menyebut lagi jumlah keseluruhan senjata yang di inginkannya.

setiap satu nama senjata jime menginginkan  11 buah senjata.hingga total keseluruhannya 200 buah senjata.

ketua bandar senjata itu menyebutkan harga senjata yang di beli jime,dan jime pun menyetujuinya.

setelah perbincangan selesai jime menutup panggilan nya.
malam ini pukul 2 tengah malam jime harus datang ke markas mereka yang terletak di tengah hutan kampung bang phlat,untuk mengambil senjata yang di pesannya.

lohan tersenyum kerana sudah mendapatkan ke inginannya.

"malam nanti aku akan menyuruh orang orang ku menemani mu ke hutan bang phlat."ucap lohan.demi untuk menjaga keamanan jime cinta hatinya.

"uumm...itu sudah pasti"ucap jime.

mereka berbual terus di ruang tamu,jime tidak menyadari kalau putranya mendengarkan pembicaraan mereka,namun putranya tidak mau ambil tahu tentang mereka.
dan bagi joy'e ini adalah perbualan biasa,yang tidak begitu penting untuk dirinya.joy'e pun datang keruang tamu dan duduk di samping papanya.

lohan melihat putra jime masih sangat kecil,"berapa umur mu?" tanya lohan

"12 tahun..."ucap joy'e sepatah.

"baru saja memasuki sekolah tingkat pertama tahun ini"ucap jime menimpali.

"wajah putra mu seperti mamanya... sangat ayu dan manis"puji lohan pula.

joy'e tersenyum mendapat pujian untuk dirinya.
begitu juga jime merasa bangga mempunyai istri cantik dan anggun yang di turunkan kepada buah hati semata wayangnya.

"joy,tidur lah...ini sudah malam" ucap jime.

"ok pa...joy'e tidur dulu" joy'e bangkit dari sofa dan berjalan menuju kamarnya.

"anak kita sangat penurut,dan dia juga seperti ku sangat tampan,"ucap lohan sambil memperhatikan joy'e menuju kamar nya,lohan tersenyum.kerana jime berhasil mendidik putra mereka menjadi putra cerdas dan pintar.

"jangan katakan itu lagi,aku bisa membunuhmu!!"kata jimi.
lohan tertawa mendengar ucapan jimi.

"seperti mamanya,cantik"kata jime,sambil tersenyum.lohan pun ikut tersenyum.

mereka melanjutkan berbincang mereka tadi.
hampir pukul satu tengah malam.
jime bersama dua orang pengawal lohan bersiap siap menuju kampung bang phlat yang berjarak 19 km dari rumah jime.

jime membawa uang yang di sebutkan oleh ketua bandar senjata itu.
mereka bertiga menuju markas kampung bang phlat.
setelah sampai di kampung bang phlat ketua bandar senjata itu sudah menunggu di sana.
jime masuk  kedalam rumah mewah yang di bangun khusus di tengah hutan untuk kepentingan mereka.

seorang pengawal di depan pintu menyambut jime dan membawanya ke pada ketua bandar senjata itu di ruangannya.

"tuan...ini pria yang ingin membeli senjata kita"ucap pengawal itu.

ketua bandar senjata itu memutar kerusinya menghadap pria yang ingin membeli senjatanya.
jime sedikit takut dan bergetar.

jime dapat melihat ketua bandar senjata itu mempunyai wajah yang sangat garang dan menakutkan,tapi kegarangan membuat wajahnya bertambah tampan dan berwibawa.
dan dia juga masih sangat muda
ketua bandar senjata itu mengenalkan dirinya.

"duduk lah...nama ku martae de feaw.."

"aku jime"

jime pun duduk di seberang meja di hadapan  martae de feaw.

jime langsung menyerahkan uang di dalam mini koper yang berada di tangannya.

seorang pengawal yang berada di samping martae mengambil uang itu dan membuka mini koper itu di hadapan martae.

pengawal itu mengira jumlah uang yang ada di dalam mini koper itu,setelah mengira uang itu,dan jumlahnya cukup.pengawal itu berkata.

"jumlah uang cukup tuan"pengawal itu berbicara dengan sangat tegas.
martae pun sedikit menyeringai lalu berkata.

"senjata mu lengkap seperti apa yang kau inginkan...kita akan tetap bekerja sama di hari selanjutnya"ucap martae de feaw.

"baik tuan terima kasih"
jime pun keluar dari ruangan martae dan terus menuju bagasi mobil.

mobil yang di bawa jime sudah di isi senjata oleh para anggota martae.

jime pun mengechek senjata senjata itu di dalam bonnet mobilnya.

"terima kasih..."ucap jime kepada pengawal martae lalu jime menutup bonnet mobilnya kembali dan naik ke dalam mobil.

mobil jime di kawal oleh pengawal martae hingga sampai di rumahnya,demi keamanan jime dan senjatanya.

setiap pembelian senjata dari martae,martae akan mengawal customernya hingga sampai di destinasi. 
setelah itu para pengawal martae pun kembali pulang.

di rumah jime,lohan sudah menunggu kedatangannya.

lohan sangat gembira jime kembali dengan selamat.

"kau sungguh baik pada ku...aku sangat respect kepada mu"ucap lohan.

"iya...tidak masalah..."balas jime.

"kau mengatakan pria itu sangat garang dan kejam...aku rasa dia tidak sekejam itu...dan dia sangat bagus melayani ku"ucap jime.

"hutang ku belum aku bayar sampai sekarang,,,dan aku sempat bermusuhan dengannya kerana senjatanya pernah aku rampas sebanyak 300 senjata,senjata  dari customernya yang baru membeli senjata darinya,dan aku membunuh customernya itu di depan matanya,untung aku sempat membawa lari senjata itu ,kalau tidak mungkin aku juga ikut menjadi arwah di tempat kejadian."lohan bercerita panjang lebar.

"bangsat! kenapa kau tidak ikut mati saja  disana,kau mengambil bukan hak mu,sudah pasti orang itu akan mendendam kepada mu!"marah jime kepada lohan.
lohan hanya terkekeh saja atas kutukan temannya.

berhubung malam hampir pagi.lohan tidak membawa senjata itu kembalin pulang ke kota phaya thai.lohan harus menunggu malam lagi untuk membawa senjata senjata yang baru di belinya kembali pulang.

"ayo..kita breakfast dulu..."ucap lohan,dan berjalan menuju dapur.

jime melihat jam dinding ruang tamu  menunjukkan pukul 5:00 tepat pagi.

"terlalu awal untuk breakfast han!"ucap jime,tapi tetap juga mengikuti langkah lohan ke dapur.

"jangan banyak bicara...aku tahu kau lapar..."ucap lohan lagi.

lohan mengambil dua bungkus mie segera dari almari gantung dan merebusnya dengan sangat simpel.

jime melihat di kuali masakan lohan.

"brengsek!!apa hanya ini yang kau tahu!!" ucap jime kesal.mie segera itu hanya di rebus dengan air saja,tanpa di berikan apa apa di dalamnya.

dari sejak sekolah menengah hingga kuliah bersama lohan selalu memasak mie segera hanya merebusnya saja,tanpa di beri apa apa di dalamnya.

"kau sangat cerewet jime"ucap lohan.
dengan cepat dan sigap lohan langsung menempelkan jime di meja dapur dan melumat bibir jime yang amat cerewet.

"uupphh...uummmpphh..."jime mencuba melepaskan ciuman lohan sambil tangannya memukul lengan lohan.

setelah puas lohan melepaskannya.lohan melihat bibir jime semakin memerah lalu lohan terkekeh.

"apa kau masih cerewet hah!"ucap lohan sambil memperhatikan wajah tampan jime.

"kau selalu seperti ini brengsek!!.." bentak jime sambil menarik lututnya ke arah penis lohan.

"aahhkkk...sakit jime!!"jerit lohan memegangi penisnya yang terasa amat perit.

"jangan bercanda dengan ku lagi...nanti putra ku melihat kita"kata jime kesal.

jime dan lohan mempunyai usia yang sama.usia mereka 38 tahun.dari sejak sekolah menengah lohan sangat menyukai jime,bahkan sangat mencintai jime.mereka pun menjalin cinta hingga 8 tahun lama nya.mereka berpisah kerana orang tua jime tidak menyukai lohan.kerana lohan adalah seorang gengstar yang sangat jahat dan tidak mempunyai etika yang baik.
hingga kedua orang tua jime menikah paksakan jime dengan seorang gadis desa.jime terpaksa menerima pernikahan itu,kerana orang tuanya akan akan melaporkan ke polisi,tentang kerja haram lohan selama ini.dan untuk menutupi cinta mereka,lohan menyetujui pernikahan jime dan gadis desa itu,bahkan memudahkan dirinya untuk tetap berhubungan dengan jime.

"kau masih saja pemalu seperti dulu"ucap lohan.
lohan menaruh dua mangkuk mie itu dan membawanya kemeja.
jime pun mengikuti dan duduk di samping lohan.

jime dan lohan mulai menyantap mie rebus itu.mereka menyantap makanan sambil berbual dan tertawa.

setelah menyantap makanan itu,lohan dan jime beristirahat di kamar jime.
mereka berbaring di atas ranjang berdampingan.lohan amat mencintai jime tidak luntur walau bertahun lamanya.
lohan mulai menggoda jime,dengan mendekatkan tubuhnya ke tubuh jime,jime tahu apa yang di maukan lohan.
jime tersenyum lalu memenuhi keinginan lohan,yaitu nafsu gila lohan.akhirnya mereka berasmara cinta di atas ranjang.

******
.
.
.
.
.
.
.
siangnya.

menunggu malam lohan mengajak joy'e dan jime berkeliling di mall, menikmati ice cream dan berbelanja barang kesukaan joy'e dan jime.
setelah puas mereka  pun kembali pulang ke rumah.

joy'e menyimpan seluruh barang barang dikamarnya yang baru dibeli dimall tadi oleh teman papanya.

joy'e hanya membaca buku di kamarnya.tidak ingin menganggu papa dan teman papanya di ruang tamu.

pukul 8:55 malam

lohan pun membawa mobilnya yang berisi 200 senjata api di dalamnya ,dan kembali pulang ke phaya thai.

lohan melancarkan bisnisnya di phaya thai seperti biasa.menjual senjata api dengan harga tiga kali ganda dari harga modal.
dan banyak lagi yang bisa di jadikan bisnis selain senjata api,lohan mempunyai bar di phaya thai.
bar ini adalah tempat penjualan senjata api dan narkoba, pelacuran dan banyak lagi lainnya.

***********

tiga bulan kemudian

lohan di kejut oleh deringan smartphonenya.lohan langsung menyambungkan kan panggilan itu.

"hallo...siapa di sana?"ucap lohan setelah menempelkan smartphonenya.

"aku mendengar,kau baru membeli senjata  dari martae de feaw,benarkah??...aku tidak menyangka kau menghianatiku...bukan kah kau berjanjji pada ku tidak akan membeli senjata dari siapa pun kecuali dari ku!!"
suara itu terdengar sangat marah dari seberang sana.

"iya benar jan...aku tidak bisa membeli senjata dari mu lagi,harga yang kau tawarkan terlalu tinggi,aku tidak bisa menjual dengan harga mahal kepada customer ku,,,"
balas lohan santai.

lohan tidak begitu menyukai senjata dari jan.senjata dari jan juga tidak mempunyai kualitas yang bagus apalagi terbilang dengan harga yang mahal,tidak seperti milik martae.

"bagus!!...itu cara mu membalas jasa ku,aku akan memberi mu pelajaran nanti!" ucap pria dari seberang sana yang bernama jan,atau ramjandi.

suaranya amat kasar dan tegas.tapi sedikit pun lohan tidak takut,malah terkekeh mendengar suara yang sedang di landa api kemarahan,lohan langsung menutup panggilannya.

sudah tiga kali lohan membeli senjata dari martae de feaw mengunakan nama jime.

lohan pun terus menghandalkan jime yang membantunya untuk membeli senjata dari martae de feaw.

hari ini lohan datang kembali ke rumah jime, meminta bantuan lagi.

"ini yang terakhir kalinya aku membantu mu lohan"ucap jime kesal.

"iya...aku janji...ini yang terakhir kali nya."ucap lohan lagi.dan lohan pun terpaksa membeli kembali senjata dari bandar senjata yang bernama martae de feaw.

malam ini seperti biasa pukul dua tengah malam jime di kawal dengan dua orang pengawal lohan menuju hutan di kampung  bang phlat,untuk mengambil senjata pesanan mereka.
jime masuk kedalam ruangan martae.

"bisnis mu sangat baik...aku memberi uang tips kerana sudah menjadi customer tetap ku"ucap martae tegas tanpa senyuman sedikit pun.

"terima kasih tuan"ucap jime lalu bangkit dari kerusi.

"sebagai hadiah terhormat untuk mu,aku yang akan mengawal mu sampai kerumah mu,"ucap martae dan bangkit dari kerusi kerajaannya.

martae merangkul jime dan berjalan terus hingga ke bagasi mobil.

mobil jime sudah di isi dengan puluhan senjata api yang sangat berbahaya.

martae dan 8 orang pengawalnya mengikuti mobil jime menuju rumahnya.

setelah mengawal jime dengan selamat  sampai rumahnya,martae pun ingin kembali pulang kemarkasnya.

"jime aku menunggu pembelian senjata selanjutnya dari mu...dan aku akan memberi uang tips lagi kepada mu"ucap martae de feaw penuh senyuman.

"baiklah tuan dew"balas jime dengan suara  pelan.
martae pun melangkah meninggalkan rumah .

martae masuk kedalam mobil yang di bawa oleh pengawalnya.

baru beberapa meter martae meninggalkan rumah jime.15 orang penjahat menceroboh rumah jime.

15 orang penjahat itu terus menyerang jime dan dua orang pengikut jime. yang baru memasuki halaman rumah mereka.

martae langsung memutar mobilnya ke arah rumah jime.martae dengan cepat dan ligat membantu jime yang sedang di pukuli oleh penjahat itu.
anak buah martae juga ikut berperang membantu jime dan dua orang penawal jime.

dengan mudah dan ringan martae menghajar satu persatu penjahat itu.
perkelahian itu hingga masuk kedalam rumah.

suara perkelahian amat ribut di dalam rumah jime,hingga putranya terbangun dan keluar dari kamar.

joy'e terkejut kalau di rumahnya telah ramai orang sedang berperang,joy’e melihat papanya di serang dengan bebera orang pria.

"pa...jangan pukul papa ku!!"teriak joy'e sambil melindungi papanya.

spontan tanpa rasa kasian penjahat itu menendang dada anak kecil itu hingga joy'e terpelanting jauh kebelakang seperti bola.dan menghempas almari hiasan.hingga almari itu hancur dan terguling menimpa tubuh kecil joy'e.

martae yang melihat keganasan itu semakin memanas.martae terbang sambil menendang pria yang baru menendang joy'e.tendangan terdalam dari martae sangat padu.hingga pria itu memuncrat kandarah di mulut nya.lalu martae terus memukulnya dengan kejam dan menendangnya lalu melenyetnya hingga pria itu tidak bergerak lagi.

martae pun berlari ke arah anak kecil itu.
dan mengangkat almari yang menimpa tubuh kecilnya.

joy'e terbatuk merasakan amat sakit di tubuh nya.sambil menangis joy'e berdiri dan melihat papanya di sana sedang berperang melawan penjahat itu.

joy'e melihat seorang pria telah mengarahkan senjata shotgun ke tubuh papanya.

joy'e menjerit bersama suara tembakan shotgun itu yang meluncur ke tubuh papanya."paaaaaaa..."

dor

dor

dor

tiga orang telah tewas akibat tebakan senjata shotgun itu termasuk jime.
joy'e tidak pernah melihat keganasan selama hidupnya.joy'e amat ketakutan tubuhnya bergetar dan tidak dapat di di gerakkan dengan normal.joy'e seperti kehilangan nafasnya.jantung joy'e berdenyut laju.

joy'e seperti bermimpi melihat papanya berbaring di lantai dengan darah yang membasahi lantai.

joy' terjatuh di lantai sambil merangkak mendekati papanya dan memeluknya
tapi penjahat itu sangat kejam,penjahat itu mengarahkan shotgunnya tepat di kepala joy'e.

"kau harus ikut mati bersama orang tua mu!!"ucap penjahat itu

tubuh joy'e kaku namun joy'e tetap memeluk tubuh papanya.ketakutan yang amat dasyat membuat joy'e lemah dan memejamkan matanya.

jantung joy'e benar benar terhenti ketika pria itu menarik pelatuknya ke arah kepala joy'e.

dor dor dor.

joy'e berfikir dirinya telah mati bersama papanya.
ternyata martae sangat cepat menembak penjahat itu sebelum penjahat itu menempak anak kecil yang tidak berdosa itu.

akhirnya penjahat itu mati di tangan martae dengan sangat kejam.

joy'e amat takut hingga joy'e lari ke bawah kolong meja yang berdekatan di sana.

martae terus melanjutkan aksinya melawan penjahat itu,martae adalah fighter dan marksman terhebat dan  terkejam.kebolehannya menembak sangat terlatih.

hingga penjahat itu ada yang kabur dan ada yang mati.
untungnya martae dapat menangkap salah satu penjahat itu.

martae mengarahkan senjata AR M16A4 ke kepala panjahat itu.

"siapa yang menyuruh mu untuk datang kesini!!?"suara martae amat kasar dan tegas,sambil kakinya menginjak wajah penjahat itu.

"ra...ram jandiii"ucap penjahat itu.

dengan penuh kebencian martae menarik sudut bibir nya menyeringai lalu menarik pelatuk senjatanya.

dor dor

penjahat itu mati di bawah kaki martae.

"berani sekali dia menganggu orang orang ku"ucap martae penuh kebencian kepada jan.

ram jandi adalah teman martae de feaw dalam melakukan bisnis membuatan senjata.
sepuluh tahun lalu bisnis mereka sangat berjaya.
jan juga sangat pandai dalam memasarkan senjata yang sudah di rakit mereka

oleh kerana itu jan meminta bayaran lebih dari martae.tentu saja martae tidak menyetujuinya,kerana ram jandi hanya bekerja sebagai perakit terhebat di markas martae.

dan kedatangan anak buah ramjandi,sebenarnya untuk menghentikan jimi membeli senjata dari martae,ramjandi tidak ingin lohan membeli senjata dari martae.dan ramjandi ingin lohan membeli senjata darinya saja.

martae mencari anak kecil yang bersembunyi di bawah kolong meja.

martae duduk mencangkung melihat ke bawah kolong itu,martae melihat anak kecil itu berbaring sambil melingkarkan tubuhnya dengan penuh ketakutan.

joy'e menangis terus hingga suaranya hilang. joy'e memejamkan matanya tidak ingin melihat dunia yang di penuhi dengan orang orang kejam di dalamnya seperti yang baru di lihatnya saat ini.

"keluarlah...tidak perlu takut"ucap martae  dan menghulurkan tangannya.

joy'e tidak ingin keluar dan terus menangis terisak isak.katakutan joy'e membuat dirinya terauma.
sekarang joy'e tidak mempunyai papa lagi.
orang yang di cintai joy'e sudah tiada,pergi meninggalkan dirinya kerana orang orang jahat ini.

puas martae memujuk joy'e agar keluar dari bawah kolong meja.tetap juga joy'e tidak ingin keluar dan menangis terus ketakutan.

martae masuk kebawah kolong dan duduk di samping joy'e yang sedang berbaring.

"tidak perlu takut,aku akan menjaga mu" ucap martae.
"papa mu mengatakan kau menyukai ice cream dan buku buku pelajaran,buku komik,aku bisa membelikan untuk mu"ucap martae lagi.

mendengar ucapan martae joy'e bangkit dari pembaringannya dan duduk di samping martae,sambil meremas jemarinya dan ketakutan yang tidak kunjung hilang.
bukan kerana kerana buku atau ice cream yang joy'e inginkan,hanya kerana ucapan pria itu seperti papanya,yang selalu memujuk dirinya dengan kata kata itu.

martae menyeringai memandang anak kecil itu.anak kecil memang sangat menyukai dua benda ini.

mereka keluar dari bawah kolong meja.
joy'e langsung memeluk papanya yang amat di cintainya.menangis terisak di dada papa nya.

joy'e berjanji akan membunuh orang yang sudah membunuh papanya dengan tangannya sendiri.

martae mengurus segala kemudahan untuk jime di kebumikan.

setelah itu martae membawa joy'e ke mansion miliknya.

bersambung****



Comments

Popular posts from this blog

CONSCIENCE part 2 (BL THE SERIES NOVEL)